Top

PT Tohoma Mandiri - Assembling Innovation

Kunjungan Management PT Adhi Karya Kantor Pusat ke Proyek Pembangunan Perpipaan Air Limbah Zona Utara Kota Pekanbaru

PT Tohoma Mandiri sebagai sub-contractor Adhi – Jaya Konstruksi yang mengerjakan Proyek Pembangunan Perpipaan Air Limbah Zona Utara sejak akhir tahun 2021 di Kota Pekanbaru. Proyek ini menggunakan metode Jacking Pipe – Mikrotunneling System dengan menggunakan mesin bor (Microtunnel Boring Machines, MTBM) dan dipadukan dengan teknik hidrolik dari poros keberangkatan ke poros kedatangan dalam satu kali penggerakan (one drive).

PT Adhi Karya mengunjungi dan meninjau progress project yang sedang dikerjakan oleh PT Tohoma Mandiri sebagai Sub-Contractor untuk pemasangan pipa RCP diameter 1000mm. Kunjungan ini diawali dengan safety briefing sebelum memasuki area pit / shaft MH-106, sesuai dengan SOP K3 proyek.

Selanjutnya, team Adhi Karya memasuki area pit dan menerima penjelasan progress pekerjaan dari Project Manager PT Tohoma Mandiri, langsung dipandu oleh team Tohoma untuk menuju ke area control room, area shaft, dan area slurry system. Teknik pekerjaan ini sangat aman dan ramah lingkungan karena dikerjakan tanpa galian terbuka sehingga tidak merusak fasilitas permukaan tanah untuk pemasangan pipa dengan kedalaman +/- 10 meter dari permukaan. Penggalian dilakukan dari control room oleh operator Tohoma yang berpengalaman.

PT TOHOMA MANDIRI Investasi Mesin Bor Baru untuk Memperkuat Lini Operasional di Setiap Pekerjaan.

Mengamati pesatnya kemajuan infrastruktur di Indonesia berdampak pada permintaan jasa konstruksi yang ikut meningkat, melihat fenomena tersebut PT Tohoma Mandiri berinvestasi dengan membeli mesin bor baru dari perusahaan konstruksi ternama di Jerman, Herrenknetch. Hal ini bertujuan untuk menguatkan lini oprasional PT Tohoma Mandiri mengatasi antrian yang menumpuk atas permintaan jasa konstruksi Mikrotunneling System – Jacking Pipe. Sekilas tentang Tunneling, sebuah inovasi pemasangan pipa bawah tanah tanpa galian terbuka namun menggunakan mesin bor yang dikendalikan dari jarak jauh sehingga tidak berdampak pada kemacetan lalu lintas.

Mesin  bor  baru  ini  langsung  dipergunakan  untuk  pembangunan  infrastruktur  perpipaan  air limbah zona utara di wilayah Pekanbaru. Harapannya mesin bor baru ini dapat terus membantu kemajuan infrastruktur Indonesia di bidang jaringan saluran air.

PT Tohoma Mandiri Sukses Capai Breakthrough 108 Meter di Proyek JSDP Zone 1, DN 600 mm, Pejaringan – Jakarta Utara pada 2 Maret 2026

Jakarta — PT Tohoma Mandiri kembali mencatat pencapaian signifikan dalam pelaksanaan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) di wilayah Pejaringan, Jakarta Utara. Pekerjaan jacking dimulai (start jacking) pada 18 Februari 2026, dan dalam waktu 12 hari tepatnya pada 2 Maret 2026, tim pelaksana berhasil menyelesaikan breakthrough dari MH C-24.2/2.3 ke SSP MH C-24.2/2.2 dengan total panjang terowongan mencapai 108 meter.

Pencapaian ini merupakan salah satu tonggak penting dalam pembangunan jaringan bawah tanah yang dirancang untuk memperkuat infrastruktur sanitasi di wilayah utara Jakarta. Pengerjaan menggunakan metode pipe jacking/microtunneling dengan diameter bor DN-600 mm dilakukan tanpa gangguan signifikan terhadap aktivitas permukaan, meskipun menghadapi tantangan kondisi tanah serta kepadatan utilitas bawah tanah di kawasan tersebut— karakteristik yang umum pada proyek jacking pipe di Jakarta.

Menurut manajemen lapangan, pekerjaan jacking pipe berdiameter DN 600 mm tersebut berjalan lancar berkat dukungan perencanaan teknis yang matang serta koordinasi lintas fungsi tim. Proses breakthrough dinyatakan berhasil setelah mesin tunnel boring mencapai titik tembus di antara dua shaft yang telah ditetapkan sesuai desain rencana, menandai selesainya pemasangan pipa sepanjang 108 meter sesuai target.

Dalam pelaksanaan segmen ini, total 90 batang pipa dengan panjang masing- masing 1,2 meter berhasil terpasang secara presisi, sehingga secara akumulatif membentuk jalur terowongan sepanjang 108 meter sesuai desain teknis.

Pembangunan jaringan sewerage ini menjadi bagian dari upaya Jakarta untuk menghadirkan sistem sanitasi terpadu yang lebih baik, sejalan dengan target peningkatan kualitas lingkungan dan layanan publik. Keberhasilan breakthrough ini tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis pelaksana, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap keselamatan kerja dan efisiensi proyek.

Dengan selesainya segmen ini, tim PT Tohoma Mandiri akan melanjutkan tahap pekerjaan berikutnya sesuai jadwal kontrak guna mendukung penyelesaian program sanitasi Jakarta secara menyeluruh.

Tohoma Kembali Buktikan Keandalan Metode Jacking di JSDP, Zona 1

TOHOMA berhasil mencatat pencapaian baru di proyek Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zone 1.Dengan unit Micro Tunnel Boring Machine (MTBM) DN400mm milik TOHOMA, tim berhasil menembus shaft dari C-12/3.3 menuju C-12/4.0, menggunakan metode jacking (microtunneling). Sebanyak 34 pipa terpasang dengan total panjang 82,62 meter.

Dengan dukungan teknologi milik sendiri dan pengalaman lebih dari 19 tahun, TOHOMA terus berkomitmen menghadirkan solusi microtunneling dan jacking pipe yang inovatif, presisi, dan berkelanjutan untuk membangun masa depan infrastruktur Indonesia.

Mixing Tank Kunci Optimalisasi Proses Wastewater Treatnment Terbaik

Dibalik proses pengolahan air limbah, Mixing Tank punya peran penting diantaranya menstabilkan konsentrasi bahan, memicu reaksi kimia, menjaga suhu dan viskositas campuran. Mixing Tank sendiri adalah tangki industri yang dirancang untuk mencampur, melarutkan cairan atau bahan kimia tertentu.

Untuk cara kerjanya sendiri terbilang sederhana, agigator dipasang dalam tangki, lalu cairan/bahan kimia dimasukkan sesuai urutan proses selanjutnya agitator berputar membuat cairan tercampur merata dan sistem dapat dikontrol otomatis.

Lalu, fungsi Mixing Tank sendiri di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) adalah mixing untuk preparation bahan chemical (coagulant, flocculant, pH adjustment, disinfection), mixing untuk sytem pengadukan cepat (koagulasi tank), mixing untuk system pengadukan lambat (flokulasi tank). Hal ini dilakukan untuk menjamin kualitas campuran bahan, mendukung reaksi kimia yang presisi, meningkatkan efisiensi proses dan keamanan lingkungan.

Eco-Friendly Water Solutions ala PT Tohoma Mandiri untuk Keberlanjutan Masa Depan

Air bersih bukan sekedar kebutuhan, tetapi juga fondasi untuk masa depan yang sehat. Dengan itu, PT Tohoma Mandiri menghadirkan solusi berkelanjutan lewat Enviro Water Engineering yaitu teknologi untuk menjaga kualitas air bersih serta kelestarian lingkungan sekitar.

Enviro Water Engineering mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pengolahan air limbah, pengolahan air bersih, hingga reklamasi dan daur ulang air. Tujuan utama yang diusung adalah menjaga keberlanjutan lingkungan, mengurangi polusi air, serta memastikan akses air bersih yang layak bagi masyarakat.

Untuk mendorong inovasi ramah lingkungan tersebut, kami hadir dengan berbagai layanan engineering dan instalasi sistem pengolahan air. Didukung teknologi yang tepat dan tenaga ahli berpengalaman, kami berkomitmen mendukung solusi air bersih untuk investasi nyata di generasi mendatang.

Modernisasi Sistem Air Limbah Jakarta, Tohoma Mandiri Ikut Ambil Bagian di WWTP Pluit Zona 1

Kota Jakarta hingga kini masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan air limbah domestik. Dengan populasi yang terus bertambah, hanya sebagian kecil wilayah ibu kota yang sudah terlayani sistem perpipaan air limbah. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas lingkungan, mencemari air tanah, serta berdampak pada kesehatan masyarakat.

Dalam menjawab tantangan tersebut, pemerintah meluncurkan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) yang ditujukan untuk memperluas cakupan layanan pengolahan air limbah. Salah satu tahap penting dalam proyek ini adalah pembangunan Wastewater Treatment Plant (WWTP) Zona 1 di Pluit, Jakarta Utara. Pemasangan embedded pipe yang menjadi scope pekerjaan tim PT Tohoma Mandiri juga sangat berpengaruh untuk menyalurkan limbah cair secara efektif di dalam area pengolahan atau WWTP.

Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap monitoring menyeluruh, yaitu proses verifikasi integritas untuk memastikan setiap sistem terpasang dengan ketepatan, kesesuaian spesifikasi teknis, serta memenuhi standar keselamatan konstruksi yang berlaku.

Teknologi Grouting Tohoma Mandiri Perkuat Fondasi Proyek Strategis Nasional

Sebagai bagian dari komitmen mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional, PT Tohoma Mandiri menunjukkan peran strategisnya lewat penerapan teknologi Grouting Systems dalam sejumlah proyek yang sedang dikerjakan saat ini di sejumlah Proyek Strategis Nasional.

Tohoma Mandiri menggunakan teknologi grouting berupa injeksi material khusus ke dalam rongga tanah untuk memperkuat struktur dan mencegah kerusakan. Metode injection diterapkan agar distribusi grouting merata dan presisi untuk meningkatkan kestabilan tanah, memperkuat fondasi struktur bawah tanah, dan meminimalkan risiko perubahan bentuk selama proses konstruksi berlangsung, terutama pada proyek-proyek seperti jaringan transportasi bawah tanah, utilitas pipa air, hingga pembangunan stasiun dan terowongan.

Dengan banyak pengalaman di berbagai sektor, mulai dari pipe jacking, water tank, hingga instalasi fasilitas pengolahan air limbah. PT Tohoma Mandiri konsisten menghadirkan solusi grouting yang responsif, inovatif, dan memenuhi standar keselamatan kerja yang optimal.

Tingkatkan Efisiensi Sistem Kelistrikan dengan Instalasi Cable Tray di Pindo 4 oleh PT Tohoma Mandiri

Saat ini Tim Tohoma Mandiri sedang mengerjakan instalasi cable tray sebagai bagian dari sistem kelistrikan di Pindo 4. Cable tray sendiri adalah sistem penyangga kabel yang digunakan untuk menata jalur kabel listrik, menghindari kabel berserakan di lantai atau menggantung serta memudahkan perawatan jaringan listrik.

Pekerjaan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proyek elektrikal yang sedang berlangsung, karena cable tray merupakan sistem penyangga kabel yang dirancang untuk mendukung, menyalurkan, dan merapikan jalur distribusi kabel listrik di area industri. Jenis cable tray yang digunakan juga bisa berupa Ladder Type, Perforated Tray, Solid Bottom disesuaikan dengan jenis kabel dan kebutuhan kapasitas jalur distribusi. 

Selain itu, Instalasi ini jadi bagian penting karena menjamin untuk aksesibilitas kabel, sirkulasi udara agar kabel tidak overheat, dan efisiensi ketertiban sistem kelistrikan. Dengan pengalaman teknis yang solid, tim Tohoma Mandiri terus berkomitmen menyelesaikan setiap detail instalasi elektrikal dengan presisi dan standar keselamatan tinggi.

PT Tohoma Mandiri Sukses Lakukan Breakthrough Beberapa Titik Jacking Pipe di Proyek Air Limbah IKN

Breakthrough yang dicapai PT Tohoma Mandiri dalam proyek strategis nasional di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur melalui pekerjaan Jacking Auger untuk Air Limbah Zona 1 dan Zona 3 dengan diameter DN200 mm di beberapa titik diantaranya MH.0144-MH.0145, MH.1262-MH.1261, MH.1263-MH.1261 yang diselesaikan secara bertahap dan tepat waktu.

Selanjutnya, PT Tohoma Mandiri akan melanjutkan pengerjaan titik-titik lain dalam pekerjaan jacking pipe Zona 1 dan 3 dengan target penyelesaian sesuai jadwal yang telat ditetapkan. Setiap span memiliki toleransi deviasi yang ketat, sehinngga tim menggunakan sistem monitoring elevasi dan target laser untuk memastikan jalur pipa tetap presisi sesuai desain.

PT Tohoma Mandiri kedepannya akan terus melanjutkan pengerjaan span berikutnya dalam jaringan jacking pipe Zona 1 dan Zona 3, serta mendukung penuh pengembangan infrastruktur sanitasi terpadu di kawasan Ibu Kota Nusantara.

Kerjakan Proyek JSDP, PT Tohoma Mandiri Dukung Infrastruktur Sanitasi Jakarta

Jakarta Sewerage Development Project atau proyek yang dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan air limbah domestik ini adalah upaya jangka panjang pemerintah dalam membangun sistem sanitasi yang optimal dan berkelanjutan untuk wilayah DKI Jakarta. 

Scope pekerjaan PT Tohoma Mandiri pada proyek ini adalah menangani pekerjaan instalasi jaringan pipa bawah tanah di sejumlah zona penting proyek JSDP diantaranya Zona 1 Paket 2, Menteng, Jakarta Pusat. Ruang kerja yang sempit, tanah jenuh air, hingga tekanan bawah tanah menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan proyek ini. Mengandalkan metode Microtunneling atau Pipe Jacking yang dilakukan tanpa penggalian terbuka (open trench), sehingga meminimalisir gangguan terhadap aktivitas masyarakat sekitar. Pipa yang dipasang merupakan Pipa beton RCP (Reinforced Concrete Pipe) dengan diameter 450 mm. 

Nantinya, sistem ini akan terkoneksi dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang diharapkan kualitas air tanah, sungai, dan saluran kota akan meningkat signifikan, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6: akses air bersih dan sanitasi layak.

Sosialisasi Tangki GFS untuk Kesiapsiagaan Bencana di Dinas Gulkarmat DKI Jakarta

Sebagai komitmen dalam mendukung sistem tanggap darurat dan penguatan infrastruktur kebencanaan, PT Tohoma Mandiri menyelenggarakan kegiatan sosialisasi teknologi Tangki Glass Fused Steel (GFS) pada Senin, 23 Juni 2025 lalu bertempat di kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan jajaran Dinas dan Suku Dinas Gulkarmat dari seluruh Jakarta, serta tim ahli dari PT Tohoma Mandiri. Dalam kegiatan tersebut, tim memaparkan secara komprehensif fungsi, keunggulan, dan aplikasi tangki GFS sebagai sarana penyimpanan air kapasitas kecil & besar untuk mendukung operasi penyelamatan kebakaran, terutama di situasi darurat dan bencana skala besar.

Perwakilan Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan bahwa pemanfaatan tangki GFS berpotensi menjadi solusi praktis di wilayah padat penduduk dan kawasan rawan kebakaran, terutama dengan keunggulan dalam hal durabilitas dan efisiensi instalasi. Kegiatan ditutup dengan diskusi teknis dantanya jawab serta rencana tindak lanjut untuk implementasi tangki GFS di titik-titik strategis lainnya di wilayah DKI Jakarta.